BOLAZONE — Timnas Vietnam kembali menjadi penguasa sepak bola Asia Tenggara. The Golden Star Warriors berhasil menjuarai ASEAN Hyundai Cup 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand pada leg kedua final di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8/2026).
Hasil tersebut sudah cukup bagi Vietnam untuk mengamankan kemenangan agregat 4-2, setelah sebelumnya meraih kemenangan 2-0 pada leg pertama di Bangkok.
Gelar ini sekaligus membuat Vietnam menjadi tim pertama dalam sejarah ASEAN Championship yang berhasil mempertahankan gelar secara beruntun. Vietnam sebelumnya menjadi juara pada edisi 2024 dan kini kembali mengangkat trofi pada 2026.
Thailand Gagal Melakukan Comeback
Thailand memasuki leg kedua dengan misi berat. Mereka harus membalikkan defisit dua gol setelah kalah 0-2 di Bangkok.
Bermain di Hanoi, Thailand mencoba tampil agresif sejak awal. Mereka membutuhkan gol cepat untuk menghidupkan kembali peluang menjadi juara.
Namun Vietnam mampu menjaga keunggulan agregat dan tetap tenang menghadapi tekanan Thailand.
Pertandingan akhirnya berakhir 2-2. Dengan keunggulan 2-0 dari leg pertama, Vietnam memastikan kemenangan agregat 4-2 sekaligus mempertahankan mahkota Asia Tenggara.
Kim Sang-sik Kembali Bawa Vietnam ke Puncak
Keberhasilan Vietnam tidak terlepas dari tangan pelatih Kim Sang-sik.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut kembali membawa Vietnam menjadi juara setelah sebelumnya memenangkan edisi 2024. Kesuksesan tersebut membuat era Kim Sang-sik semakin penting dalam perkembangan sepak bola Vietnam.
Di bawah asuhannya, Vietnam berhasil meraih gelar ASEAN secara beruntun dan menunjukkan konsistensi di level Asia Tenggara.
Keberhasilan ini juga memperpanjang catatan positif Vietnam di sepak bola internasional. Mereka kini menjadi salah satu kekuatan utama kawasan yang sulit digeser oleh rival-rival tradisionalnya.
Empat Gelar ASEAN untuk Vietnam
Trofi 2026 menjadi gelar ASEAN Championship keempat bagi Vietnam.
Sebelumnya, Vietnam meraih gelar pada 2008, 2018 dan 2024. Kini koleksi tersebut bertambah menjadi empat setelah keberhasilan menaklukkan Thailand pada final 2026.
Yang membuat pencapaian kali ini semakin istimewa adalah Vietnam berhasil menjadi juara dua edisi berturut-turut.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Vietnam bukan lagi sekadar penantang, tetapi telah berkembang menjadi salah satu kekuatan dominan di Asia Tenggara.
Thailand Harus Puas sebagai Runner-up
Thailand harus menerima kenyataan gagal merebut kembali trofi ASEAN Cup.
Padahal, Thailand memiliki sejarah panjang di kompetisi ini dan merupakan salah satu tim paling sukses di kawasan.
Namun kekalahan 0-2 pada leg pertama menjadi pukulan besar. Vietnam kemudian mampu mengamankan keunggulan tersebut pada leg kedua.
Thailand memang berhasil menahan Vietnam 2-2 di Hanoi, tetapi hasil tersebut tidak cukup untuk mengejar defisit dua gol.
Dengan demikian, Vietnam keluar sebagai juara dengan agregat 4-2.
Final Penuh Drama
Final ASEAN Cup 2026 memperlihatkan kembali rivalitas besar antara Vietnam dan Thailand.
Kedua negara memang memiliki sejarah panjang dalam kompetisi Asia Tenggara. Pertemuan kali ini menjadi final keempat antara Vietnam dan Thailand dalam sejarah turnamen.
Vietnam tampil sangat efektif dalam dua leg.
Mereka berhasil mencuri kemenangan 2-0 di Bangkok, kemudian mempertahankan keunggulan ketika bermain di kandang sendiri.
Strategi tersebut memperlihatkan kedewasaan Vietnam dalam mengelola pertandingan final.
Vietnam Semakin Sulit Dihentikan
Kesuksesan mempertahankan gelar membuat Vietnam semakin diperhitungkan di kawasan.
Dengan skuad yang terus berkembang dan sistem permainan yang semakin matang, Vietnam berpotensi menjadi salah satu tim paling konsisten di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.
Sementara itu, Thailand harus menjadikan kekalahan ini sebagai evaluasi untuk membangun kembali skuad mereka.
Persaingan kedua negara dipastikan belum berakhir. Justru, duel Vietnam dan Thailand kemungkinan akan kembali menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan dalam turnamen-turnamen ASEAN berikutnya.
๐ Vietnam Juara ASEAN Cup 2026
Hasil Leg 2:
Vietnam 2-2 Thailand
Agregat: Vietnam 4-2 Thailand
Juara: Vietnam ๐ป๐ณ
Runner-up: Thailand ๐น๐ญ
Vietnam kini telah mengoleksi empat gelar ASEAN Championship dan berhasil mempertahankan trofi yang mereka raih pada 2024.
Kesimpulan
Vietnam kembali menegaskan dominasinya di Asia Tenggara.
Kemenangan agregat 4-2 atas Thailand memastikan Vietnam menjadi juara ASEAN Cup 2026 sekaligus mencatat sejarah sebagai tim pertama yang berhasil memenangkan turnamen tersebut secara beruntun.
Bagi Kim Sang-sik, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa proyeknya bersama Vietnam terus berkembang.
Sementara bagi Thailand, kegagalan di final menjadi pekerjaan rumah besar untuk mempersiapkan generasi berikutnya.
Vietnam kini menjadi raja Asia Tenggara sekali lagi.
Setelah dua gelar berturut-turut, tantangan berikutnya adalah mempertahankan dominasi tersebut ketika kompetisi ASEAN kembali bergulir.








Komentar
Posting Komentar