Messi Bersinar, Argentina Tampil Dominan di Laga Perdana
Tim nasional Argentina memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Aljazair 3-0 pada pertandingan Grup J yang berlangsung di Kansas City Stadium. Sorotan utama laga ini tentu tertuju kepada sang kapten, Lionel Messi, yang mencetak tiga gol sekaligus dan mengukir sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
Sebagai juara bertahan, Argentina datang ke turnamen ini dengan ekspektasi tinggi. Namun, banyak pihak mempertanyakan kondisi Messi yang sebelumnya sempat mengalami masalah hamstring. Keraguan tersebut langsung dijawab oleh sang megabintang dengan penampilan luar biasa yang menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi pemain penentu bagi Albiceleste.
Hat-trick Bersejarah Lionel Messi
Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-17 melalui penyelesaian klinis yang membuat ribuan pendukung Argentina di stadion bergemuruh. Gol tersebut menjadi awal dari malam bersejarah bagi pemain berusia 38 tahun itu.
Memasuki babak kedua, dominasi Argentina semakin terlihat. Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Aljazair. Enam belas menit kemudian, sang kapten melengkapi hat-trick melalui gol ketiganya yang memastikan kemenangan telak 3-0 untuk Argentina.
Tiga gol tersebut membuat Messi menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol. Selain itu, Messi juga menjadi pemain pria pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.
Argentina Kuasai Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil kendali permainan. Kombinasi lini tengah yang dipimpin Rodrigo De Paul dan Alexis Mac Allister membuat Aljazair kesulitan mengembangkan permainan. Albiceleste mampu menguasai bola lebih lama dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Di sisi lain, Aljazair yang kembali tampil di Piala Dunia setelah absen cukup lama sebenarnya sempat menunjukkan perlawanan. Namun koordinasi lini belakang yang kurang solid membuat mereka kesulitan meredam agresivitas serangan Argentina. Peluang yang diperoleh tim Afrika Utara itu juga gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Pertahanan Argentina tampil disiplin sepanjang pertandingan sehingga kiper mereka nyaris tidak mendapat ancaman serius. Kombinasi permainan efektif dan pengalaman para pemain senior membuat juara dunia 2022 tersebut terlihat sangat siap untuk kembali bersaing memperebutkan trofi dunia.
Debut Impresif dalam Upaya Mempertahankan Gelar
Kemenangan atas Aljazair menjadi sinyal kuat bahwa Argentina masih merupakan salah satu kandidat utama juara Piala Dunia 2026. Selain meraih tiga poin penting, performa kolektif tim menunjukkan bahwa skuad asuhan Lionel Scaloni tetap memiliki kualitas yang sangat tinggi meski beberapa pemain sudah memasuki usia veteran.
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi beberapa pemain muda Argentina. Salah satunya adalah Nico Paz yang menjalani debutnya di Piala Dunia setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir pertandingan.
Peluang Argentina dan Aljazair di Grup J
Dengan kemenangan ini, Argentina berada dalam posisi yang sangat baik untuk melangkah ke fase gugur. Tantangan berikutnya adalah menghadapi Austria, yang juga menjadi pesaing kuat di Grup J. Sementara itu, Aljazair harus segera bangkit saat menghadapi Yordania jika ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Bagi Messi, malam di Kansas City menjadi salah satu penampilan paling berkesan dalam karier internasionalnya yang sudah penuh prestasi. Hat-trick bersejarah tersebut bukan hanya membawa Argentina meraih kemenangan, tetapi juga semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Kesimpulan
Argentina mengawali Piala Dunia 2026 dengan cara yang sempurna. Kemenangan 3-0 atas Aljazair menunjukkan kualitas sang juara bertahan, sementara Lionel Messi kembali membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi pembeda di level tertinggi. Dengan performa seperti ini, Albiceleste layak disebut sebagai salah satu favorit utama untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia pada tahun 2026.