Bolazone
Blog Sepak Bola Indonesia
๐Ÿ’ฌ
⚽ Install BolaZone
Pasang di HP untuk akses berita bola lebih cepat!
Beranda
LIVE
Memuat berita terbaru...
⚽ Internasional

Inggris 4-2 Kroasia: Harry Kane Bersinar, The Three Lions Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Spektakuler

 

Inggris Tumbangkan Kroasia dalam Laga Sarat Drama

Timnas Inggris memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Kroasia 4-2 dalam pertandingan Grup L yang berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Rabu (17/6/2026). Laga yang mempertemukan dua kekuatan besar Eropa ini menyajikan drama enam gol, permainan menyerang, dan sejumlah momen penting yang menjadi sorotan dunia sepak bola.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Thomas Tuchel dalam upaya mereka mengejar gelar Piala Dunia pertama sejak tahun 1966. Namun di balik kemenangan tersebut, Inggris juga mendapatkan pelajaran berharga karena lini pertahanan mereka masih menunjukkan sejumlah kelemahan yang dapat menjadi masalah pada pertandingan berikutnya.

Duel Ulangan Semifinal Piala Dunia 2018

Pertandingan ini memiliki nuansa emosional tersendiri bagi kedua tim. Delapan tahun lalu, Kroasia menyingkirkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2018 melalui kemenangan 2-1 setelah perpanjangan waktu.

Karena itu, pertemuan di Grup L kali ini dianggap sebagai kesempatan Inggris untuk membalas kekalahan menyakitkan tersebut. Atmosfer pertandingan sejak awal sudah terasa panas dengan puluhan ribu penonton memenuhi stadion.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic tetap menurunkan kapten veteran Luka Modric yang menjalani penampilan Piala Dunia kelimanya. Sementara Inggris mengandalkan Harry Kane sebagai ujung tombak dengan dukungan Jude Bellingham, Noni Madueke, dan Anthony Gordon.

Harry Kane Membuka Keunggulan Inggris

Inggris tampil agresif sejak menit awal dan berhasil memperoleh hadiah penalti pada menit ke-12 setelah Noni Madueke dijatuhkan di dalam kotak penalti.

Harry Kane yang maju sebagai eksekutor sebenarnya sempat gagal setelah tendangannya ditepis Dominik Livakovic. Namun VAR menunjukkan bahwa kiper Kroasia telah bergerak lebih dulu meninggalkan garis gawang sehingga penalti harus diulang.

Pada kesempatan kedua, Kane tidak menyia-nyiakan peluang. Kapten Inggris itu melepaskan tendangan keras yang membawa The Three Lions unggul 1-0. Gol tersebut sekaligus menjadi awal penampilan gemilang sang striker dalam laga ini.

Kroasia Membalas Lewat Martin Baturina

Setelah tertinggal, Kroasia mulai meningkatkan intensitas serangan mereka. Tim asuhan Zlatko Dalic menunjukkan karakter kuat yang selama ini menjadi identitas mereka di berbagai turnamen besar.

Usaha Kroasia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Kesalahan Inggris dalam kehilangan bola di lini tengah berhasil dimanfaatkan dengan baik. Petar Sucic memberikan umpan matang kepada Martin Baturina yang kemudian melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang Jordan Pickford.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan kembali membuka pertandingan.

Kane Cetak Gol Kedua dan Samai Rekor Gary Lineker

Hanya enam menit setelah gol penyama kedudukan Kroasia, Inggris kembali memimpin.

Berawal dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Declan Rice, Harry Kane berhasil lolos dari pengawalan pemain Kroasia dan menyundul bola ke dalam gawang.

Gol kedua Kane membuat Inggris unggul 2-1 sekaligus membawa penyerang Bayern Munich tersebut menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di putaran final Piala Dunia dengan koleksi 10 gol. Prestasi itu menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini.

Petar Musa Bikin Kroasia Bangkit Lagi

Saat Inggris tampak akan menutup babak pertama dengan keunggulan, Kroasia kembali menunjukkan mentalitas luar biasa.

Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, Ivan Perisic berhasil menciptakan peluang melalui sundulan yang mengarah kepada Petar Musa. Penyerang Kroasia tersebut dengan tenang menaklukkan Jordan Pickford dan mengubah skor menjadi 2-2.

Gol tersebut membuat laga kembali seimbang saat turun minum. Hasil ini juga menyoroti masalah pertahanan Inggris yang beberapa kali gagal mengantisipasi serangan lawan.

Tuchel Ubah Pendekatan di Babak Kedua

Memasuki ruang ganti, Thomas Tuchel diketahui memberikan arahan penting kepada para pemainnya.

Menurut Jude Bellingham dan Harry Kane, pelatih asal Jerman itu meminta tim bermain lebih bebas dan kembali menunjukkan identitas menyerang mereka. Pesan tersebut terbukti efektif karena Inggris langsung tampil jauh lebih agresif sejak awal babak kedua.

Jude Bellingham Jadi Pembeda

Babak kedua baru berjalan dua menit ketika Inggris kembali unggul.

Jude Bellingham melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum melepaskan penyelesaian yang tidak mampu dihentikan Livakovic. Gelandang muda Real Madrid itu menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan sepenuhnya ke pihak Inggris. Setelah unggul 3-2, Inggris terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Bellingham kembali menjadi pusat permainan Inggris dengan kemampuan membawa bola, visi bermain, serta kontribusi defensif yang luar biasa sepanjang pertandingan.

Rashford Menyegel Kemenangan

Meski terus menekan, Inggris baru benar-benar memastikan kemenangan pada menit ke-85.

Bukayo Saka yang masuk sebagai pemain pengganti memberikan umpan matang kepada Marcus Rashford. Penyerang Manchester United tersebut menyelesaikan peluang dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 4-2.

Gol Rashford memastikan tiga poin pertama bagi Inggris sekaligus mengakhiri perlawanan sengit Kroasia.

Kemenangan Penting, Tetapi Masih Ada Catatan

Walaupun menang dengan skor meyakinkan, performa Inggris belum sepenuhnya sempurna.

Lini pertahanan beberapa kali terlihat rapuh ketika menghadapi serangan cepat Kroasia. Kedua gol yang bersarang ke gawang Jordan Pickford lahir akibat kesalahan organisasi pertahanan dan kehilangan konsentrasi.

Thomas Tuchel mengakui bahwa timnya harus segera memperbaiki aspek tersebut jika ingin melangkah jauh di turnamen ini. Di sisi lain, kekuatan lini serang Inggris terlihat sangat menjanjikan dengan Kane, Bellingham, Rashford, dan sejumlah pemain kreatif lainnya tampil efektif.

Posisi Klasemen Grup L

Kemenangan ini membuat Inggris memimpin persaingan Grup L dengan tiga poin. Pada pertandingan lain, Ghana berhasil mengalahkan Panama 1-0 sehingga menempati posisi kedua klasemen sementara.

Sementara itu Kroasia harus segera bangkit karena mereka belum meraih poin. Kekalahan ini membuat pertandingan berikutnya melawan Panama menjadi sangat penting bagi peluang mereka lolos ke fase gugur.

Kesimpulan

Inggris berhasil mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan impresif 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan yang penuh drama dan kualitas tinggi. Harry Kane menjadi bintang utama melalui dua gol yang membawanya menyamai rekor legenda Inggris Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di putaran final Piala Dunia.

Jude Bellingham dan Marcus Rashford turut menyumbangkan gol penting yang memastikan kemenangan The Three Lions. Meski demikian, Thomas Tuchel masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki pertahanan timnya yang beberapa kali terlihat rapuh.

Dengan performa menyerang yang sangat menjanjikan dan tiga poin di tangan, Inggris kini semakin mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Sementara bagi Kroasia, kekalahan ini menjadi peringatan bahwa mereka tidak boleh lagi kehilangan poin pada dua pertandingan berikutnya jika ingin menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. 

Bagikan:
Bagaimana artikel ini menurutmu?