Bolazone
Blog Sepak Bola Indonesia
💬
⚽ Install BolaZone
Pasang di HP untuk akses berita bola lebih cepat!
Beranda
LIVE
Memuat berita terbaru...
⚽ Internasional

Mbappé Pecahkan Rekor Giroud, Prancis Bungkam Senegal 3-1

Prancis Bungkam Senegal 3-1, Mbappé Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Timnas Prancis memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting setelah menundukkan Senegal 3-1 pada laga Grup I yang berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Selasa (16/6/2026). Pertandingan yang sempat berjalan sulit bagi Les Bleus akhirnya berubah menjadi panggung gemilang bagi sang kapten, Kylian Mbappé, yang mencetak dua gol sekaligus memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis.

Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Prancis kembali menjadi salah satu kandidat utama juara dunia. Meski mendapat perlawanan sengit dari Senegal, kualitas individu para pemain Didier Deschamps menjadi faktor pembeda pada babak kedua.

Senegal Tampil Berani di Babak Pertama

Sebelum pertandingan dimulai, banyak pihak mengingat kembali pertemuan bersejarah kedua tim pada Piala Dunia 2002 ketika Senegal secara mengejutkan mengalahkan Prancis 1-0 dalam laga pembuka turnamen. Namun kali ini, Les Bleus datang dengan skuad yang jauh lebih matang dan berstatus sebagai salah satu favorit juara.

Meski demikian, Senegal menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Sejak menit awal, wakil Afrika tersebut bermain agresif dan berani menekan lini pertahanan Prancis.

Sadio Mané dan Nicolas Jackson beberapa kali berhasil menciptakan peluang berbahaya. Bahkan Senegal nyaris membuka keunggulan ketika sebuah peluang emas mereka hanya membentur tiang gawang. Kiper Mike Maignan juga dipaksa bekerja keras untuk menjaga gawang Prancis tetap aman dari kebobolan.

Di sisi lain, lini depan Prancis yang diperkuat Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise terlihat belum menemukan ritme permainan terbaik mereka. Serangan-serangan Les Bleus kerap terhenti akibat kurangnya koordinasi dan komunikasi di area sepertiga akhir lapangan.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol meski Senegal bisa dikatakan tampil lebih mengesankan dibandingkan tim unggulan asal Eropa tersebut.

Mbappé Pecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, Prancis tampil jauh lebih agresif. Didier Deschamps melakukan sejumlah penyesuaian taktik yang membuat permainan timnya menjadi lebih efektif.

Perubahan tersebut mulai membuahkan hasil pada menit ke-66. Michael Olise berhasil mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kylian Mbappé. Gol tersebut bukan hanya membawa Prancis unggul 1-0, tetapi juga menyamai rekor gol internasional Olivier Giroud yang sebelumnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Prancis.

Gol itu menjadi titik balik pertandingan. Kepercayaan diri para pemain Prancis meningkat drastis, sementara Senegal mulai kesulitan menjaga intensitas permainan mereka.

Bradley Barcola Tambah Keunggulan

Ketika Senegal mulai membuka ruang demi mencari gol penyama kedudukan, Prancis memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat baik.

Pada menit ke-82, pemain pengganti Bradley Barcola sukses menggandakan keunggulan Les Bleus menjadi 2-0. Gol tersebut lahir dari serangan cepat yang memperlihatkan kualitas kedalaman skuad Prancis yang luar biasa.

Barcola yang masuk dari bangku cadangan kembali membuktikan bahwa Prancis memiliki banyak opsi berbahaya di lini depan. Selain dirinya, masih ada sejumlah pemain ofensif berkualitas seperti Marcus Thuram dan Rayan Cherki yang siap memberikan kontribusi kapan saja.

Senegal Sempat Bangkit, Mbappé Menutup Pertandingan

Meski tertinggal dua gol, Senegal tidak menyerah begitu saja. Semangat juang mereka akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time ketika Ibrahim Mbaye berhasil mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi Senegal untuk mencuri poin di menit-menit akhir.

Namun harapan itu hanya bertahan sesaat.

Tidak lama setelah gol Senegal tercipta, Kylian Mbappé kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Sang kapten melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan penjaga gawang Senegal.

Gol spektakuler tersebut memastikan kemenangan 3-1 untuk Prancis sekaligus menutup pertandingan dengan cara yang sempurna.

Rekor Bersejarah Kylian Mbappé

Dua gol yang dicetak Mbappé dalam laga ini memiliki arti yang sangat besar.

Dengan torehan tersebut, pemain Real Madrid itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis dengan 58 gol, melewati rekor 57 gol yang sebelumnya dipegang Olivier Giroud.

Tidak hanya itu, Mbappé juga semakin mendekati rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Kini ia telah mengoleksi 14 gol di ajang terbesar sepak bola dunia tersebut.

Jumlah itu membuatnya melampaui Lionel Messi dan menyamai legenda Jerman, Gerd Müller. Saat ini Mbappé hanya terpaut dua gol dari rekor Miroslav Klose yang mengoleksi 16 gol di Piala Dunia.

Setelah pertandingan, Mbappé menegaskan bahwa fokus utamanya bukan hanya mengejar rekor pribadi, melainkan membantu Prancis meraih gelar juara dunia ketiga dalam sejarah mereka.

Didier Deschamps Masih Punya PR

Walaupun menang cukup meyakinkan, pertandingan ini menunjukkan bahwa Prancis masih memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki.

Pada babak pertama, lini pertahanan Les Bleus beberapa kali terlihat kesulitan menghadapi transisi cepat Senegal. Ruang kosong di belakang pertahanan menjadi masalah yang berpotensi dimanfaatkan lawan-lawan yang lebih kuat pada fase berikutnya.

Namun demikian, kedalaman skuad dan kualitas lini serang Prancis membuat mereka tetap sangat berbahaya. Dengan kombinasi pemain seperti Mbappé, Dembélé, Olise, Barcola, dan Thuram, Les Bleus memiliki salah satu lini depan terbaik di turnamen ini.

Peluang Kedua Tim di Grup I

Hasil ini membuat Prancis memimpin persaingan awal di Grup I dan meningkatkan peluang mereka untuk lolos ke fase gugur sebagai juara grup. Selanjutnya, Les Bleus akan menghadapi Irak sebelum menutup fase grup melawan Norwegia.

Sementara itu, Senegal harus segera bangkit apabila ingin menjaga peluang lolos. Pelatih Pape Thiaw mengakui timnya tampil cukup baik, tetapi masih perlu meningkatkan efektivitas dalam memanfaatkan peluang dan memperbaiki organisasi pertahanan. Senegal akan menghadapi Norwegia pada pertandingan berikutnya yang bisa menjadi laga penentu nasib mereka di Grup I.

Kesimpulan

Kemenangan 3-1 atas Senegal menjadi awal yang ideal bagi Prancis di Piala Dunia 2026. Meski sempat kesulitan menghadapi permainan agresif wakil Afrika tersebut, kualitas dan pengalaman Les Bleus akhirnya berbicara.

Sorotan utama tentu tertuju kepada Kylian Mbappé yang tidak hanya membawa timnya meraih tiga poin penting, tetapi juga menorehkan sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Prancis. Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, Mbappé dan Les Bleus berpotensi melangkah jauh bahkan menjadi kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026. 

Bagikan:
Bagaimana artikel ini menurutmu?